Virtual Open House Harapan Bangsa Balikpapan 2020: Open House Daring Yang Revolusioner

Sekolah Harapan bangsa Balikpapan punya cara unik dalam membuat virtual open house yang futuristik. Dalam Virtual Open House yang diselenggarakan pada tanggal 21 September sampai 2 Oktober ini terbuka untuk siapa saja melalui Microsoft Teams, serta terbuka untuk semua jenjang. Dalam Virtual Open House ini, terdapat berbagai serangkaian acara, salah satunya yaitu webinar dengan diskusi yang menarik. Webinar yang disajikan dalam Virtual Open House ini antara lain “PAUD-TK, Perlu Gak Sih?” dengan narasumber Iswahyudhi Rahman, S.Pd, Cert. ELS, selaku Research & Innovation Manager Yayasan Tunas Cahaya Bangsa, serta “Memastikan Anak Siap Masuk Sekolah Dasar” dengan narasumber Alexandra Melissa Petrusz, S.Psi, Cert. NPP, Kepala SDK. Harapan Bangsa Balikpapan.

Kemudian, acara Virtual Open House ini juga punya beberapa acara lainnya, seperti trial class di setiap jenjangnya, sehingga calon siswa-siswi serta orang tua  berkesempatan merasakan proses belajar-mengajar di Sekolah Harapan Bangsa Balikpapan yang menarik. Selain itu  pastinya, dalam  Virtual Open House kali ini juga ada acara virtual school touring, di mana calon siswa-siswi dan orang tua  dapat melihat-lihat  sekeliling area sekolah, seluruh fasilitas, hingga suasana kelas belajar dari rumah.

Ingin melihat lebih lengkap keseruan Virtual Open House Harapan Bangsa tahun 2020 ini? Yuk kita tonton keseluruhan video yang ada di bawah ini.

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Kelucuan Siswa-Siswi Happy Holy Kids Balikpapan Saat Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring setiap hari pasti membuat anak-anak jenuh dan lelah dalam belajar. Namun yang terjadi justru berbeda dengan beberapa siswa-siswi TK Unggulan Balikpapan, Happy Holy Kids Balikpapan ini. Ada saja hal-hal lucu dan menggemaskan yang mereka tunjukkan dalam aktivitas belajar-mengajar daring ini.

Penasaran seperti apa kelucuan mereka? Yuk simak video nya di bawah ini!

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Parents Got Talent, Tempat Siswa-Siswi dan Orang Tua Happy Holy Kids Balikpapan Menunjukkan Bakatnya

Happy Holy Kids (HHK) Balikpapan gelar “Parents Got Talent 2020” melibatkan siswa-siswi serta orang tua.

Di masa pandemi ini, kreatifitas dan talenta tidak boleh redup begitu saja. Sebagai bentuk kegiatan dalam mengasah bakat dan menjalin keakraban bersama orang tua, Happy Holy Kids Balikpapan mengadakan program “Parents Got Talent 2020”.

Di dalam acara ini, siswa-siswi dan orang tua diminta untuk mempertunjukkan bakat-bakat mereka dari rumah dan aksi tersebut didokumentasikan dalam bentuk video.

Siswa-siswi serta orang tua murid TK Kristen Happy Holy Kids Balikpapan sangat antusias mengikuti acara tersebut, dan bakat-bakat yang ditampilkan pun cukup menarik!

Penasaran seperti apa keseruan bakat anak-anak HHK Balikpapan dan orang tua? Yuk, simak video dibawah!

 

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Ninan, Siswi Kelas 5 SDK. Harapan Bangsa Balikpapan Dengan Karya Tulisnya Yang Berjudul “Kisah Cingu, Si Kucing Lucu”

Satu lagi prestasi yang dihasilkan oleh siswi Sekolah Harapan Bangsa Balikpapan.

Usia bukanlah menjadi tolok ukur seseorang dalam berkarya. Maria Padmarastri Sih Kinanti akrab dipanggil Ninan ini mampu membuktikan hal tersebut. Walaupun masih kelas 5 SD, ia telah menulis dan menerbitkan sebuah buku yang berjudul Kisah Cingu, Si Kucing Lucu.

Ninan sudah terbiasa untuk menulis, bahkan menjadikan tulis menulis sebagai kegiatan yang menyenangkan. Sumber-sumber tulisan nya di ambil dari pengalaman dan imajinasi yang ia buat.

Awal mula Ninan menulis dimulai dari peran guru-guru SDK Harapan Bangsa Balikpapan ketika kelas 1 SD. Tidak Hanya di sekolah, Ninan pun juga di ajarkan untuk gemar menulis oleh orang tua nya di rumah.

Peran orang tua pastinya sangat penting dalam proses kreatifitas anak ketika di rumah. Memberi support dan apresiasi pada anak menjadi salah satu cara dalam mengambil peran orang tua dalam proses berkarya anak.

“Menurut kami, hal yang terpenting adalah apresiasi. Kemudian ya di dorong saat ia mau menulis. Jadi misalnya dalam perjalanan pergi ke suatu tempat, itu biasanya Ninan membawa notes, lalu membuat cerita tentang kisah perjalanan itu seperti apa. Jadi kalau ada lima hari, akan ada lima cerita juga”

Kemudian, ibunda dari Ninan pun bercerita bahwa peran dari sekolah juga tak kalah penting dalam proses berkarya nya Ninan, hingga menerbitkan karya tulisnya tersebut.

“Itu juga dukungan dari sekolah sih. Karena di pelajaran Tematik kan ada pelajaran Bahasa Indonesia. Di situ kan banyak belajar tentang bahasa, kosakata juga bertambah, juga membuat kalimat. Jadi saya rasa sih, tak hanya peran orang tua, tapi peran sekolah pun juga sangat besar”

Berkat karya Ninan, buku “Kisah Cingu, Si Kucing Lucu” pun berhasil terjual sebanyak 130 buku, serta mendapat donasi dari donatur, dimana penghasilan tersebut telah di sumbangkan ke Yayasan Rumah Singgah Anak Kanker di Jogjakarta.

Pandemi bukanlah halangan untuk berkarya, bahkan karya tak melihat usia.

Selamat Ninan.

Penasaran dengan info lengkapnya? Yuk kita tonton video wawancaranya di bawah ini:

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tips-Tips Untuk Orang Tua Dalam Mendampingi Belajar Daring sang Anak

Hai Parents,

Belajar daring di masa pandemi Covid-19 ini, memang tidaklah mudah, namun bukan berarti kita tidak bisa melewatinya kan?

Berikut tips bagi orang tua dalam mendampingi pembelajaran daring sang anak. Apa saja kah itu?

 

  1. Jangan Lupa Berdoa (Agar Diberi Kesabaran)

Berdoa menjadi kegiatan wajib yang harus kita lakukan. Di masa pandemi ini, kita juga perlu untuk memohon kepada Tuhan, agar wabah ini bisa segera berakhir. Selain itu, kita sebagai orang tua juga perlu kesabaran ekstra dalam mendampingi belajar anak berbasis online ini.

 

  1. Bekerjasama Dengan Si Anak

Koordinasi antara orang tua anak merupakan hal penting dalam membangun keselarasan dalam belajar daring. Jika kita bisa bekerja sama dengan anak saat belajar daring, orang tua pastinya akan bisa mengerti kesulitan dan hambatan yang anak alami saat pembelajaran daring. Selain itu, hal ini bisa menguatkan relasi antara orang tua dan anak selama pendemi.

 

  1. Selalu Berkomunikasi Dengan Guru

Selain komunikasi dengan anak, menjalin komunikasi yang baik dengan guru juga sangat diperlukan. Selama pembelajaran daring, pastinya orang tua tidak selalu mengikuti proses pembelajaran daring sang anak. Jadi, guru pastinya sangat mengerti dengan proses belajar serta prestasi anak saat pembelajaran daring. Komunikasi selama belajar daring pun bisa melalui media manapun, baik Whatsapp, ataupun dari media belajar online seperti di Google Meet, Zoom ataupun Microsoft Teams

 

  1. Jangan Memaksakan Kehendak

Masa pandemi bukan menjadi hambatan untuk anak dalam belajar maupun berkarya. Peran orang tua saat ini sebaiknya lebih mendukung pada apa yang sedang anak-anak kerjakan, jadi kita sebaiknya jangan memaksakan kehendak kita.

 

  1. Selalu Optimis Bahwa “Badai” Pasti Berlalu

Memberi dukungan pada anak pastinya tidaklah cukup jika kita tidak optimis. Benar, selalu optimis bahwa pandemi ini akan segera berakhir, sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal.

Penasaran mengenai tips belajar daring lebih jauh, bisa baca artikel berikut ini.

Jika anak masih bingung untuk mempersiapkan diri untuk ujian selama pandemi, bisa baca artikel kita yang berikut ini.

 

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Di Masa Pandemi, Siswa-Siswi HBICS Tetap Bisa Meraih Juara 2 Dalam Jingle Bertajuk Cinta Rupiah

Satu lagi prestasi berhasil diraih oleh siswa-siswi SMAK Harapan Bangsa Balikpapan. Kali ini Cherylin Morgan Wijaya, Kennard Benedict Saragih, Karuna Gita Wardhana, dan Abel Kristo Suyata Ong siswa kelas 10 SMAK Harapan Bangsa Balikpapan, berhasil meraih juara 2 dalam lomba Cipta Jingle Rupiah Festival Celengan (Cerita Literasi Uang) Rupiah. Dalam Festival Celengan ini, tim SMAK Harapan Bangsa Balikpapan bersaing dengan berbagai SMA di Balikpapan dalam ide dan kreativitas untuk menciptakan jingle yang bertemakan “Cinta Rupiah”. Karuna dan kawan-kawan mengatakan bahwa mereka tidak menyangka bisa berhasil meraih juara 2.

“kami gak nyangka ya bisa menang, karena ini pertama kalinya kami mengikuti lomba membuat jingle. Jadi saat pengerjaan kami banyak belajar dan melakukan research untuk melihat trend yang bagus seperti apa, selain itu kami juga dapat banyak masukan dari guru-guru di sekolah”.

Salam Sekolah K.A.R.Y.A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp