WhatsApp Image 2021-10-14 at 1.27.53 PM

Anak mau nonton Squid Game, boleh nggak sih?

Sebagai orang tua tentunya kita mau memberikan tontonan terbaik untuk anak. Nah, dengan anak-anak yang sangat melek dengan trend dan memiliki akses untuk bermain gawai/gadget, tentunya anak-anak Anda pernah mendengar tentang drama seri asal Korea Selatan bertajuk Squid Game.

Film seri ini mendominasi Netflix dan segala hal yang terkait dengan Squid Game menjadi pembahasan yang marak di media sosial. Namun, tahukah Anda bahwa Squid Game memiliki rating 18+ karena mengandung banyak kata kasar dan adegan kekerasan yang SANGAT TIDAK LAYAK untuk disaksikan oleh anak-anak. Memang sulit menahan anak-anak untuk tidak mengikuti tren yang beredar di media sosial, tetapi rating film wajib untuk diperhatikan agar penonton dapat menyesuaikan konten tontonan dengan usia penonton yang layak mengkonsumsinya.


Bagaimana orang tua menyikapi fenomena tersebut dan memilah tontonan yang tepat bagi anak?

 

Kebutuhan dunia pendidikan saat ini memang menyulitkan orang tua untuk memutus total akses anak terhadap gawai, namun Anda dapat mengendalikan dan memantau penggunaan gawai dan media sosial anak-anak Anda dengan menggunakan fitur Parental Control yang tersedia. 


Tinjau terlebih dahulu tontonan yang akan ditonton oleh anak Anda untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kelayakan konten tontonan tersebut bagi anak (bebas dari unsur kekerasan, pornografi/pornoaksi, dan konten lainnya yang tidak sesuai tingkat perkembangan anak). 

Selanjutnya, lakukan percakapan tentang apakah tontonan tersebut tepat, baik, atau bermanfaat untuk ditonton anak-anak. Masih banyak pilihan tontonan edukatif yang dapat dipilih orang tua yang lebih layak dikonsumsi, ramah anak, dan tak kalah menarik untuk anak sesuai dengan usia mereka. 

Sampaikan bahwa yang sedang “ngetren” tidak selalu baik untuk mereka tonton, dan dampingilah anak saat menyaksikan tontonan yang kita pilihkan tersebut agar dapat berdiskusi dengan anak.  Jika Anda tidak dapat mendampingi anak, arahkan anak untuk memilih kegiatan konstruktif yang tidak berhubungan dengan gawai seperti berolahraga, bermain puzzle, membaca buku, membuat prakarya, dll.  

Demi tumbuh-kembang anak yang optimal, pastikan Anda memiliki memilih tontonan yang tepat sesuai usia anak.

Salam Sekolah K. A. R. Y. A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
WhatsApp Image 2021-10-14 at 3.33.51 PM

Dosis kedua Vaksinasi Covid-19 Sekolah Kristen Harapan Bangsa Balikpapan

Salah satu langkah penting dalam menahan laju penyebaran virus Covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi. 

Maka dari itu, Sekolah Terbaik Balikpapan, Sekolah Kristen Harapan Bangsa Balikpapan kembali bekerja sama dengan Rumah Sakit Tentara RS Dr. R. Hardjanto untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis yang kedua untuk siswa/i SMP Kristen dan SMA Kristen Harapan Bangsa Balikpapan, 

Senin (11/10/2021) Sekitar 100 peserta vaksinasi dosis kedua Covid-19 yang berasal dari siswa/i SMP Kristen dan SMA Kristen Harapan Bangsa Balikpapan maupun tamu undangan telah hadir sejak pukul  08.00 WITA. 

Patria Indrayana, orang tua siswi kelas 9 SMP Kristen Harapan Bangsa Balikpapan menyampaikan, “Gembira sekali hari ini anak saya bisa vaksin lengkap 2 kali, mudah-mudahan ketahanan tubuhnya bisa lebih mantap dalam menghindari virus Covid-19.” 

Menurut beliau, sekolah memberikan yang terbaik dengan pelaksanaan vaksinasi ini.

Deivi, orang tua siswa kelas 10 SMA Kristen Harapan Bangsa menyampaikan, 

“Jika situasi semakin kondusif dan membaik, kalau bisa dilakukan tatap muka ya lebih baik, sambil anak-anak sudah divaksinasi dosis kedua dan berdoa semoga kondisi secara nasional membaik dan kasusnya semakin sedikit.”

Menjawab harapan-harapan dari orang tua dan siswa/i untuk kembali melakukan proses belajar-mengajar, bahwa sekolah sudah siap untuk kembalinya siswa/i untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

ujar Kepala Sekolah SMP Kristen Harapan Bangsa Balikpapan, Ruth Murwani Dumasthary, S.Sos., M.Pd. “Tetap jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan. Salam sehat.” tandasnya.

Salam Sekolah K. A. R. Y. A

Bertumbuh, Bergerak, Berdampak

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp